22 Februari 2019

Jenius Gelar Co.Creation Week 2019, Ajang Kokreasi bersama Digital Savvy


Jakarta, 22 Februari 2019 – Semangat kolaborasi dan kokreasi yang tercipta sejak awal bersama dengan masyarakat melek digital atau digital savvy, merupakan inspirasi bagi Jenius untuk terus berinovasi. Mengusung semangat tersebut, Jenius menggelar acara Co.Creation Week pada 22 - 24 Februari 2019, dengan menghadirkan topik-topik hangat serta deretan narasumber dari berbagai bidang untuk berbagi inspirasi. Dalam kesempatan yang sama, Jenius merilis Jenius Financial Study: Indonesia Digital Savvy Behavior 2019 bersama Nielsen.

 

Pada akhir 2017 lalu, Jenius memperkenalkan Jenius Co.Create sebagai wadah untuk mengembangkan ide, inspirasi, dan kreativitas bersama digital savvy dalam mewujudkan rencana masa depan yang lebih baik, khususnya di bidang layanan finansial. “Kolaborasi dan kokreasi merupakan elemen penting bagi Jenius. Untuk itu Co.Creation Week yang digelar setiap tahun menjadi momen istimewa bagi kami untuk berbagi inspirasi dan bertukar pikiran langsung dengan digital savvy dalam mengembangkan solusi life finance yang semakin lengkap di Indonesia. Di sini, kami mempertemukan berbagai insan dengan beragam latar belakang keahlian dan perspektif berbeda untuk berinteraksi, saling menginspirasi sekaligus memperluas wawasan satu sama lain,” ujar Irwan Sutjipto Tisnabudi, Value Proposition & Product Head, Deputy Head of Digital Banking Bank BTPN.

 

Co.Creation Week 2019 menggabungkan tiga aspek, yaitu teknologi, kreativitas, dan finansial, yang dikemas dalam kompetisi hackathon dan desain Moneymoji, serta dilengkapi dengan berbagai kelas dan workshop inspiratif. Sederet nama lintas industri turut dihadirkan sebagai narasumber, seperti Sukarela Batunanggar (Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Institute), Gábor Benedek (Data Scientist Lynx Analytics), hingga Alexander Thian (blogger dan social media influencer). Tak hanya itu, Co.Creation Week 2019 juga mengulas berbagai topik inspiratif seperti Learning UI/UX, React Native for Beginner, Coding for Parents & Kids, Social Media & Content, How to Manage Financial to Start-up Business, How to Start Business, hingga Jenius Personal Financial Workshop.

 

Dalam rangkaian acara Co.Creation Week 2019, Jenius sekaligus merilis hasil riset bersama lembaga survei Nielsen bertajuk Indonesia Digital Savvy Behavior 2019 yang mengulas mengenai pengaruh digital terhadap perilaku konvensional masyarakat digital savvy di Indonesia. Studi tersebut dilakukan kepada 2.055 responden di 11 kota besar di Indonesia, antara lain wilayah Jabodetabek, Medan, Surabaya, hingga Makassar. “Studi tersebut kami lakukan untuk memberikan gambaran mengenai transformasi digital telah terjadi begitu cepat, termasuk di industri perbankan dan finansial. Dalam studi tersebut juga disebutkan bahwa pengaruh transformasi digital terjadi lintas generasi, memunculkan perubahan kebutuhan yang kian dinamis dan semakin beragam. Untuk itu, Jenius ingin terus hadir dalam setiap pengambilan keputusan dalam hidup seseorang sebagai solusi life finance yang mudah, cerdas, serta aman, agar hidup jadi lebih praktis dan lebih bermakna,” ungkap Irwan.

 

Dalam Jenius Financial Study tersebut, tingkat digital savviness ini diukur berdasarkan rata-rata aplikasi yang mereka gunakan di smartphone, lama waktu mengakses internet per hari dan penerimaan konsumen terhadap gaya hidup digital. “Studi ini juga mengungkapkan bahwa terjadi penerimaan yang positif terhadap gaya hidup digital pada masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan tingkat penerimaan yang cukup tinggi pada semua grup generasi yaitu Gen Z, Gen Y, Gen X, hingga Baby Boomers. Tingkat penerimaan ini terlihat di beberapa aspek gaya hidup yang semakin terintegrasi dengan digital antara lain cara mereka berkomunikasi, menikmati hiburan, melakukan aktivitas sehari-hari, hingga mengelola keuangan,” jelas Inggit Primadevi, Associate Director Consumer Insights Nielsen.

 

Hasil studi tersebut juga memperlihatkan persepsi terhadap digital banking, di antaranya 72% menganggap inovatif, 61% merasa dapat diandalkan, 60% merasa mudah dan nyaman ketika digunakan, serta 53% merasa aman. Semakin terintegrasinya elemen gaya hidup, finansial, dan digital dengan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini, memberikan peluang besar untuk menghadirkan solusi life finance yang menyeluruh dan relevan dengan kebutuhan mereka.

 

“Sepanjang tahun 2018 lalu, Jenius telah memperkenalkan sederet fitur revolusioner yang diciptakan melalui proses kokreasi bersama masyarakat digital savvy di Indonesia. Semoga dengan terselenggaranya Co.Creation Week 2019 dan Jenius Financial Study ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus berinovasi mengembangkan berbagai layanan finansial yang revolusioner di Jenius, serta menciptakan ekosistem life finance yang semakin lengkap di Indonesia,” tutup Irwan mengakhiri acara.


Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

 

PT Bank BTPN Tbk

Andrie Darusman – Communications & Daya Head

Telp: 021-30026200

Email: andrie.darusman@btpn.com atau corporate.communications@btpn.com

 

Sekilas tentang Bank BTPN

Bank BTPN merupakan bank devisa hasil penggabungan usaha PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI). Bank BTPN memfokuskan diri untuk melayani segmen mass market yang terdiri dari para pensiunan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas prasejahtera produktif; segmen consuming class; serta segmen korporasi. Fokus bisnis tersebut didukung unit-unit bisnis Bank BTPN, yaitu BTPN Sinaya – unit bisnis pendanaan, BTPN Purna Bakti – unit bisnis yang fokus melayani nasabah pensiunan, BTPN Mitra Usaha Rakyat – unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha mikro, BTPN Mitra Bisnis – unit bisnis yang fokus melayani pelaku usaha kecil dan menengah, BTPN Wow! – produk Laku Pandai yang fokus pada segmen unbanked, Jenius – platform perbankan digital untuk segmen consuming class, serta unit bisnis korporasi yang fokus melayani perusahaan besar nasional, multinasional, dan Jepang. Selain itu, Bank BTPN memiliki anak usaha yaitu BTPN Syariah yang fokus melayani nasabah dari komunitas prasejahtera produktif. Melalui Program Daya, yaitu program pemberdayaan mass market yang berkelanjutan dan terukur, Bank BTPN secara reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah sehingga memiliki kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk hidup yang lebih baik.